Kutilanisme Kapitalisme!!

"waktu ku kecil aku tak tahu ada yang nyempil
ku towel-towel kukira botol tahunya kutil!"
.
Itu adalah versi sopan dari sebuah lagu lama yg gue denger wkt SD. Versi joroknya, kutilnya diganti k&*^(l. Tp versi sopan ini mengungkapkan isi hati gue (dan kemungkinan semua anak Wb saat ini).
.
Lo tahu kutil? itu semacam jendolan yang muncul di kulitlo, agak gatelin, dan kalo lo potong bisa bikin bedarah dan bakal numbuh lagi. Kutil itu penyakit anak kampung yang kebanyakan maen di got…
.
Sekarang Wb bagaikan seorang anak yang mempunyai kutil yang super besar di bagian kelamin. Lo bisa bayangin gimana rasanya, karena artinya Wb akan sulit untuk bereproduksi, berkembangbiak, bahkan untuk bergerak. Dan kutil itu kami namakan LIMI.
.
Label yang satu ini adalah label yang baru jadi dan ada di Margonda Depok. Mereka yang memproduksi albuk Wb 1000 keping tanpa memikirkan taktik promosi dan distribusi yang mateng sehingga albumnya jadi sulit didapat. Gue pengen curhat ama kalian semua, pembaca yang budiman, tentang sakit kutil yang diderita wonderbra.
.
kami menyadari penyakit ini ketika kami mulai bertanya-tanya tentang distribusi album yang tidak muncul di distro-distro besar di Jakarta dan Bandung. Sehingga kami sendiri yang harus ke distro-distro tsb mengantarkannya. Belum lagi di Bandung, Wb dibagikan secara tidak merata ke radio-radio sana. Otomatis kita dapet No. 1 di chart indie ardan, sedangkan di radio laen ga ada yang kenal. Ironis. walhasil manajemen erik dan manan terpaksa bolak-balik bandung-jakarta untuk nyebarin album di distro dan radio.
.
Pas launching mereka juga bikin kita naik pitam. Bayangin dul, masa kami cuma dah bayar semua biaya untuk launching, sehingga mereka cuma kebagian nyediain alat, stiker, sama press kit tp yg beres cuma alat doang. Stiker yg gue proposed 2 desain, cuma dibikin satu desain, dan satu lagi stiker LIMI.
.
Dan yang parah Press Kit yang mestinya menyangkut band Wonderbra malah berisi profil LIMI dibungkus dengan kantung kertas berlogo LIMI. Di mana Wonderbra-nya? Wonderbranya nyempil di profil sebagai PRODUK LIMI! ANJRRRIIIIT!! Label mana yang segoblok itu. Di mana-mana label yang nyempil, mana ada produk yang nyempil. Biskuit aja tahu: Biskuat dari Danone! Bukan Danone dari Biskuat. Yang mao lo jual apa, Til? Bandnya apa labelnya!?.
.
Trus masalah yang parah lagi datang bertubi-tubi. Follow up penjualan album yang mustinya di upgrade setiap tiga bulan, ga pernah ada laporannya, padahal di banyak distro besar, termasuk di soho music store dan beberapa tempat di Bandung, ‘Crossing The Railroad’ dah sold out. Buat nyupply nya aja lama banget, padahal tokonya dah lama minta.
.
Dan yang paling mengagetkan adalah munculnya lagu-lagu kami sebagai nada sambung Indosat. Delapan lagu, semuanya muncul. Si kutil bilang, dia udah ngasih tau kita bahwa mereka akan kerja sama dengan Import. Tapi waktu kita tanya kontraknya mana, mereka bilang belom ada. Anjing! padahal untuk download lagu itu harus  bayar Rp. 5500 dan keuntungannya untuk yang punya lagu 70%.
.
Sampai sekarang mereka ngajakin kita maen kucing-kucingan. Padahal kita udah anjing-anjingan kerja buat membesarkan BH ajaib ini menjadi ukuran 39 D! Buat ketemu aja susah banget dan jadwalnya ga pernah cocok.
.
Awalnya ini masalah internal band Wb. Tapi kesabaran gue sebagai pembuat kebnykan kerangka lagu di album ‘nyebrang rel kreta’ nyang ca’ur itu merasa sakit hati, dan mendingan curhat kepada pembaca yang budiman, berpekerti dan rajin menabung. Gue percaya sebagai band Indie, gue harus memberitakan ini kepada semua teman-teman yang akan memulai produksi album indie, dan meminta saran kepada band-band yang dah lebih senior. Indie supports its family, rite?
.
Awas! penyakit kutil kapitalisme itu ada di mana-mana. Itu adalah konsekuensi ketika sebuah karya mulai dihargai dengan uang. Namun, karena kita hidup dalam sistem tersebut, dan uang menjadi salah satu simbol pengakuan eksistensi, kita musti banyak belajar. Buat gue, masalah kutil Wb adalah tragedi, dan seperti kata Nietzsche, fungsi utama tragedi adalah memberi pelajaran kepada manusia tentang hidup. Salam Yahweh!

note: Ini gue, Nosa! Gue udah naek pitam. Kalo elo merasa sebagai kutil yang membaca tulisan ini, dan elo marah karena gue bilang lo kutil, sinilo telp gue, ajakin ketemuan kalo berani, you slave-sucking-fascist! kutil lo anjing!

10 Responses to “Kutilanisme Kapitalisme!!”

  1. Sisie Says:

    Nos, kalo jendolan yang muncul di kulit, yang agak gatelin, dan kalo dipotong bisa bikin bedarah dan bakal numbuh lagi itu mah namanya kutil…
    kalo itil punya nama yang lebih cantik, dewa yang disembah dan di feature yaaah setidaknya di South Park The Movies deh… namanya neng klitoris…
    dan itu nggak jorok! sumpah… entah kenapa seksualitas itu terlalu dihubungkan dengan sesuatu yang kotor… yet it’s so natural, so pure, so… eh.. salah komen ini gue kayanya.. ini bukannya lagi ngomongin LIMI yah? kekekek…

  2. Nosa Says:

    itil itu di tingkat anak kampung beda sie…kutil itu nggak nyakitin dan ga gatel2 banget… tp emang gue ga ngomongin itil. gue ngomongin LIMI.

  3. Wonderbra Says:

    Nosa goblok!!
    Sisie yang bener masalah util! mosok barang enak gitu lo salahin.
    Udahlah, jadi Rockstar aja, jangan jadi pemain lenong atawa musisi. situ ga bakat.
    —editor

  4. Nosa Says:

    At least i brought up the topic. Okay, it was my mistake. but please don’t change the hateful tone of this writing, cuz I really really love the hating part….

    who the hell are you, —editor?

  5. Nosa Says:

    lagian apa bedanya rockstar atawa musisi? terus kemaren gue nulisnya itil, bukan util. Editor kok bodoh?

  6. TheMinorKeys Says:

    weleh bisa begitu ya?
    gimana sih bapak label nih gak bertanggung jawab dan main seenaknya,cish

  7. XaRdUd Says:

    sing sabar,,
    sing sabar bae ya nong!bwt sukses itu emg g gmpang jlnY.betull????

  8. AkuWindy Says:

    HI, kamu Thera? lu ada di multiply gua ya? heuheue….ooh setelah saya membaca blogmu di atas….saya tidak habis pikir. Tampaknya penampilan anda waktu di launching band saya karakternya sedikit beda ya…hehe…maaf apakah itu memang konsep perform band lu atau bagaimana? kalau saya liat sepertinya kamu orang baik2 dan berambisi sama seperti saya hehe…saya seperti melihat 2 pribadi yang beda ketika baca blog. Dan kamu sepertinya blues sekali ya. Jgn 2 kamu adlah orang yg paling cocok dengan tokoh di novel saya yang saya bagi secara gratis di internet itu, hanya saja lu tanpa gitar kali ya, dan perform yg ‘lain’ hehe…see ya…

  9. nyezh Says:

    ayo ayo cakarr.. cakar XD (datanglah si propokatorrr ) tarekk manggg . jambakkk ! wkakaka

  10. Bintang Says:

    Hayah, klo emang berat ‘n membikin hati sakit, hajar aja bleh…kekekekeke

    Klo dah abis masa kontrak ganti aja bro, lagian kalian udah terkenal ini…

    Semangat…!!!

Leave a Reply